“Kilas Balik CAD”
- Ellipse Arc = hampir sama dengan elipse tetapi tambahannya hanya pada arc, klik ellipse arc tentukan titik awal kemudian tentukan lagi titik yang terakhir setelah itu klik 3 (tiga) kali selesai; tanpa tekan enter. Dan atau klik ellipse arc lihat dicommand com: pilih salah satu perintahnya, contoh: klik ellipse arc pilih ‘c’ atau center tekan enter beri nominal angka pertama (center) tersebut tekan enter, lihat lagi dicommand com: endpoint of axis beri nominal angka kedua tekan enter. Pada ellipse arc sudah hampir kelihatan, lalu dicommand com: pilih salah satunya, contoh: tekan ‘r’ atau rotation kemudian tekan enter lalu lihat lagi dicommand com: major axis, beri nominal angka yang kita inginkan, kemudian tekan ‘p’ atau parameter beri nominal angka, setelah itu lihat lagi dicommand com: untuk mengakhiri tekan hiruf ‘i’ atau included angle (sudut bagian luar) tekan enter 2 (dua) kali. jadi kesimpulan dari ellipse arc adalah ellipse yang berbentuk (½) setengah lingkaran. (selamat mencoba).
- Insert Blok = insert blok adalah kemampuan dasar AutoCAD untuk memasukkan gambar yang berada didalam file lainnya ke dalam gambar yang sedang aktif saat ini, tanpa menyebabkan file gambar yang sedang ditangani bertambah besar ukurannya. Contoh: klik insert blok pada kotak Insert beri nama (bebas), pilih browse (bebas), kemudian beri tanda (√) pada rotation setelah itu (Ok). Maka gambar file tersebut sudah tampil. (selamat mencoba).
- Make Block = pada make block ini AutoCAD dapat men block gambar ke gambar file lainnya. Klik make block beri nama (bebas) pada block definition kemudian select object, tekan enter setelah itu pada tulisan setting pilih block unit (bebas) tersebut, maka gambar file tersebut akan lenyap. Seta untuk melihatnya buka new file, kemudian klik make block pilih nama yang kita berikan pada awal tadi, pada kotak make block setelah itu klik pada pick point. Kemudian beri tanda (√) centang pada open in block editor setelah itu tekan (Ok), dan gambar yang kita block tersebut akan muncul semua pada file gambar yang baru.
4. Point = pada perintah point disini kita dapat langsung men setting nya lewat toolbar (format), lalu klik point style pilih gambar point yang kita inginkan (bebas), lalu beri beri tanda (√) centang pada set size units tersebut lalu tekan Ok. Setelah selesai kita setting, maka langsung saja klik point tentukan titik point (bebas), maka point tersebut akan terlihat. (selamat mencoba). 5. Hatch = dapat juga disebut pilihan beberapa garis/symbol/jejak untuk melengkapi suatu design agar terlihat baik, bagus, menggigit, mantap dan sempurna (tapi bukan sulap lho, he2x..bercanda). Ayo kita langsung saja, klik hatch lalu timbul tulisan type and pattern pilih swatch atau klik garis yang I//////I, klik other predefined kemudian pilih (bebas) apa yang anda mau setelah itu tekan Ok, setelah itu lalu klik add pick point kemudian tekan ok. Apabila design tersebut terlalu besar atau sebaliknya maka jangan lupa setting pada Angle and scale. (selamat mencoba).6. Berikutnya Gradient = … (bersambung).




Post a Comment